Pemkab Magetan: 80 Hektar Tanaman Padi di Desa Baron Puso itu Tidak Benar

Home / Ekonomi / Pemkab Magetan: 80 Hektar Tanaman Padi di Desa Baron Puso itu Tidak Benar
Pemkab Magetan: 80 Hektar Tanaman Padi di Desa Baron Puso itu Tidak Benar Kepala Diskominfo Magetan, Suwoto (kiri) dan Kepala DTPHP-KP, Edy Suseno (kanan), saat Press Release bersama pihak terkait di kantor Pemkab Magetan. (Foto: M Kilat Adinugroho/TIMES Indonesia)

TIMESMAGETAN, MAGETANPemkab Magetan menyatakan informasi yang menyebut 80 hektar tanaman padi di Desa Baron, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan mengalami puso ialah tidak benar.

Pasalnya, setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, tanaman yang terancam gagal panen atau puso luasnya hanya sekitar 9 hektar.

"Luas tanaman padi di Desa Baron 86 hektar dan apalagi tanamannya masih banyak yang hijau, kalau untuk jumlah yang puso hanya sekitar 9 hektar," ujar Suwoto, Kepala Diskominfo Magetan saat menggelar press release di Kantor Pemkab Magetan, Selasa (11/6/2019).

Di tempat yang sama, kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHP-KP) Kabupaten Magetan, Edy Suseno mengatakan, kekeringan itu ada beberapa klasifikasi yaitu ringan, sedang, berat, dan puso.

Sedangkan, berdasarkan data yang tercatat hingga Selasa (11/6/2019) ini, terdapat 143 hektar lahan mengalami kekeringan ringan, 116 hektar sedang, 151 hektar berat dan 167 hektar sudah puso atau terancam gagal panen.

"Jadi kekeringan itu ada klasifikasinya. Untuk informasi 80 hektar tanaman padi di Desa Baron puso itu tidak benar," ungkap Edy kepada TIMES Indonesia.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan lahan petani mengalami kekeringan hingga puso. Salah satunya, karena dampak kemarau yang maju 1 bulan, dan ini terjadi bukan hanya di Magetan saja. "Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Magetan sudah melalukan berbagai upaya, dan kita juga sudah melakukan koordinasi," imbuhnya.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com